“Secara khusus saya mengundang APKLI-P untuk mengikuti dan menyukseskan Kongres Umat Islam Indonesia pada 24–26 Juli 2026. Banyak isu terkait ekonomi rakyat yang akan menjadi perhatian khusus dalam kongres tersebut dan hasilnya akan direkomendasikan kepada pemerintah,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum APKLI-P, dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed., menyampaikan apresiasi atas komitmen MUI dalam mendukung kemajuan ekonomi rakyat, khususnya bagi pelaku PKL dan UMKM.
“Kami mengapresiasi komitmen besar MUI terhadap kemajuan usaha dan ekonomi rakyat kecil yang merupakan mayoritas penduduk Indonesia. Banyak hal yang dapat disinergikan dan dikolaborasikan ke depan, khususnya untuk mengantarkan Indonesia menyongsong puncak bonus demografi 2030 yang mensyaratkan hadirnya 100 juta PKL dan UMKM yang unggul,” ujarnya.
Ali Mahsun menilai potensi PKL dan UMKM di Indonesia sangat besar sehingga perlu didukung melalui kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, APKLI-P akan segera menindaklanjuti rencana kerja sama dengan LPEU MUI.
“Atas kesediaan Sekjen MUI menghadiri Munas VI APKLI-P kami menyampaikan terima kasih. Lebih dari itu, kami juga siap hadir dan menyukseskan Kongres Umat Islam Indonesia pada 24–26 Juli 2026. Undangan dari MUI ini menjadi sebuah kehormatan bagi APKLI-P,” tuturnya.
Dalam audiensi tersebut, Sekjen MUI didampingi Sekretaris LPEU MUI, Darmawan. Sementara Ketua Umum APKLI-P hadir bersama Wakil Ketua Umum merangkap Ketua Panitia Munas Meihadir Ahmad, S.H., Ketua Harian sekaligus Bendahara Panitia Chanifah Zumzumi, Wasekjen sekaligus Sekretaris Panitia Tri Timbul Prasubakti, Wasekjen sekaligus Wakil Sekretaris Panitia Ilham Yulianto, Ketua DPW APKLI-P DKI Jakarta Hadi Setiono, serta Wakil Sekretaris DPW DKI Jakarta Nana Nursalam.*
(Redaksi)




