Melalui pembekalan ini, Wapres kembali mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik dalam proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan publik.
“Bapak Ibu harus peka terhadap kondisi terkini. Bangun komunikasi yang baik, agar setiap langkah, setiap mengeksekusi kebijakan, itu benar-benar disesuaikan dengan kondisi masyarakat dan dapat diterima oleh masyarakat,” pesan Wapres.
Menutup pembekalannya, Wapres menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta serta berharap para calon pemimpin nasional tersebut dapat terus berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.
Sementara itu, dalam laporannya, Gubernur Lemhannas RI Tubagus Ace Hasan Syadzily menyampaikan bahwa para peserta telah mendapatkan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, kepemimpinan nasional, ketahanan nasional, geopolitik, dan geostrategi.
Adapun tema pendidikan yang diangkat tahun ini diarahkan untuk mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, yakni “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional” untuk peserta P3N, serta “Penguatan Ketahanan Pangan untuk Kemandirian dan Kesejahteraan Rakyat” bagi peserta P4N.
Tubagus Ace Hasan juga menegaskan bahwa Lemhanas terus melakukan penyesuaian kurikulum dan metode pembelajaran guna menjawab berbagai tantangan global yang semakin kompleks.
“Karena itu diperlukan penyesuaian terhadap kurikulum dan metode pembelajaran tanpa mengurangi substansi pendidikan yang menjadi kekuatan utama Lemhannas di dalam mencetak para pimpinan nasional di bidang ketahanan nasional, geopolitik global maupun geostrategi,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Lemhannas RI Erwin S. Aldedharma, Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta Staf Khusus Wakil Presiden Nicolaus Teguh Budi Harjanto.*
(Redaksi/BiroPersWapres)




