Usai upacara, peserta menampilkan berbagai atraksi, mulai dari demo keterampilan baris-berbaris, display Drum Corps Efarina, demo pencak silat militer double stick dan sparco, demo mountaineering, vocal solo, hingga tari kolosal dan hiburan.
Upacara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting. Mereka adalah Pendiri Yayasan Efarina Prof. Dr. JR Saragih, S.H., M.H.; Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, S.E., M.M.; Danrindam I/BB Brigjen TNI Abdul Razak Rangkuti, S.Sos., M.Han., M.Si.; Danbrigif TP 36/HM Kolonel Inf Sunardi, S.H.; serta Dandenpom I/1 Pematangsiantar Letkol Cpm Haru Prabowo, S.H., M.H., M.P.M.
Hadir pula perwakilan Dandim 0207/Simalungun dan Danrem 022/PT, Wakil Ketua DPRD Simalungun S. Samrin Girsang, S.Pd. yang mewakili Ketua DPRD, serta Ephorus Gereja GKPS Pdt. John Christian Saragih, S.Th., M.Sc. Selain itu hadir perwakilan Ephorus Gereja HKI, perwakilan Uskup Agung Medan, pengurus Yayasan SMA Plus Efarina, dan para orang tua siswa.
Dalam rangka menjamin kelancaran acara, personel Polres Simalungun melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup selama kegiatan berlangsung. Hasilnya, seluruh rangkaian upacara berjalan aman dan kondusif.
“Personel Polres Simalungun melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup selama kegiatan berlangsung, sehingga upacara penutupan diklat ini berjalan aman dan kondusif,” ucap AKP Verry Purba.
Ia menambahkan, kegiatan ini diikuti pula oleh unsur pimpinan TNI, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Simalungun. Hal itu menunjukkan sinergi yang baik antara Polri, TNI, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung pembinaan generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berkarakter.
Melalui kehadiran dan pengamanan dalam kegiatan ini, Polres Simalungun berharap pembinaan mental, fisik, dan disiplin yang telah diterima para siswa dapat menjadi bekal dalam membentuk pribadi yang tangguh, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat.*
(Surya Damanik)




