Kebakaran Karhutla Meluas di Kalimantan, 1.487 Titik Panas Terdeteksi. kebakaran lahan juga terjadi di sejumlah wilayah. Salah satunya di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur
KALIMANTAN, Indonesia Jurnalis — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meluas di sejumlah wilayah Kalimantan sepanjang Agustus 2026. Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas kebakaran pada musim kemarau yang memicu munculnya kabut asap di berbagai daerah.
Asap pekat dilaporkan mengganggu aktivitas masyarakat, bahkan menyebabkan jarak pandang menurun di sejumlah kawasan. Kondisi tersebut juga meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan kesehatan, terutama penyakit yang berkaitan dengan kualitas udara.
Petugas pemadam kebakaran terus melakukan upaya penanganan di sejumlah lokasi. Namun, kebakaran di lahan gambut menjadi tantangan tersendiri karena api dapat merambat di bawah permukaan tanah dan kembali muncul meski sebelumnya terlihat telah padam.
Berdasarkan pemantauan satelit NOAA-20 hingga Kamis (20/8/2026), terdapat 1.487 titik panas (hotspot) yang tersebar di berbagai wilayah Kalimantan.
Kalimantan Tengah menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 767 titik. Berikutnya Kalimantan Barat dengan 560 titik, Kalimantan Selatan 74 titik, Kalimantan Timur 74 titik, serta Kalimantan Utara yang terpantau memiliki 3 titik panas.




