Jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H+4 mencapai 53.848 orang atau meningkat 4 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 51.790 orang.
Untuk kendaraan, roda dua tercatat sebanyak 1.813 unit atau relatif stabil dengan penurunan tipis 0,2 persen. Kendaraan roda empat mencapai 6.694 unit atau turun 3,7 persen dari tahun sebelumnya sebanyak 6.954 unit.
Adapun kendaraan truk mengalami peningkatan signifikan menjadi 1.780 unit atau naik 70 persen dari 1.047 unit tahun lalu. Sementara bus mencapai 658 unit atau meningkat 12,5 persen dibandingkan 585 unit pada periode yang sama.
Total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera tercatat 10.945 unit atau naik 5,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 10.402 unit.
Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+4, total penumpang dari Jawa ke Sumatera mencapai 1.149.410 orang atau meningkat 3,2 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.113.717 orang. Sementara total kendaraan mencapai 295.291 unit atau naik 6,9 persen dari 276.276 unit.
Data ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi penurunan pada arus balik di lintasan Sumatera–Jawa pada H+4, pergerakan logistik dan transportasi umum justru mengalami peningkatan. Di sisi lain, arus Jawa–Sumatera cenderung stabil dengan kenaikan moderat baik pada jumlah penumpang maupun kendaraan.*
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero)




