“Setiap anggota dewan harus ter-update. Dalam Bimtek ada jam-jam yang harus dipenuhi sesuai aturan, termasuk materi dan dokumentasinya,” ujarnya.
Dalam rangka menghadapi tahapan Pemilu 2027, PBB juga menyiapkan sejumlah strategi, termasuk peluncuran sistem administrasi internal.
“Kita akan meluncurkan sistem yang namanya ‘Sistem SIAP’. Ini merupakan sistem administrasi untuk anggota PBB. Sistem ini sebenarnya sudah pernah digunakan pada Pemilu 2024 dan sangat membantu, terutama dalam persiapan verifikasi administrasi dan faktual,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa dengan sistem tersebut, data administrasi partai telah tersimpan dengan baik sehingga tinggal diperbarui sesuai kebutuhan verifikasi.
“Kita punya waktu yang lebih cukup dibandingkan sebelumnya. Ini harus segera dilaksanakan agar tidak menumpuk. Apalagi kita melihat partai lain sudah lebih siap,” katanya.
Menurut Gugum, hasil dari kegiatan Bimtek ini diharapkan tidak hanya memperkaya materi bagi anggota dewan, tetapi juga memperkuat peran mereka dalam menjalankan fungsi legislatif sekaligus sebagai pengurus partai di berbagai tingkatan.
“Output dari kegiatan ini adalah pengayaan materi untuk membantu anggota dewan dalam menjalankan tugas dan fungsi. Selain itu, juga untuk memperkuat konsolidasi, meningkatkan fungsi DPRD dari PBB, menyinergikan strategi DPP, serta memperkuat respons terhadap dinamika, termasuk di media sosial,” pungkasnya.*
(Report lucky Poni,)




