“Bu Nova ini kami percayakan memimpin lembaga otonom perempuan, yang juga akan mengurus program-program pemberdayaan perempuan, anak, UMKM, termasuk isu-isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kami ingin perempuan Betawi tidak lagi identik hanya dengan istilah kasur, sumur, dapur. Kini perempuan Betawi juga harus berdaya dan berperan aktif dalam pembangunan,” tegasnya.

Pada sesi yang sama, Wakil Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, Haikal Safar, menyampaikan harapannya agar setiap kegiatan yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya anak yatim.
“Mudah-mudahan melalui kerja sama dengan Yayasan Salman yang dipimpin oleh Ibu Novalia beserta jajaran, kegiatan ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat kita,” ujarnya.
Menanggapi pertanyaan media terkait dukungan kepada gubernur terpilih, Haikal menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung program-program pemerintah, termasuk program makan bergizi gratis yang digagas oleh Pak Prabowo.
“Program makan bergizi gratis ini sangat diterima oleh masyarakat luas, khususnya mereka yang sudah merasakan dan menikmati langsung manfaatnya. Masyarakat Betawi pun sangat mendukung program tersebut. Jika ke depan ada kegiatan berkelanjutan, kami siap memberikan dukungan,” tegasnya.
Haikal juga memahami jika di lapangan masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan program tersebut. “Kalau ada kekurangan di lapangan, kita maklumi saja, karena jumlah penerima manfaatnya sangat besar,” pungkasnya.
Acara ini diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi masyarakat Betawi sekaligus memperkuat komitmen dalam mendukung program-program pemerintah salah satunya mensukseskan program Makan Bergizi Gratis ( MBG) demi kemajuan bangsa.**
(Ls /Editor NK)




