DPP PIKI Gelar PIKI Awards 2026: Jadikan Contoh Keteladanan Dalam Pengabdian Bagi Bangsa

DPP PIKI Gelar PIKI Awards 2026: Jadikan Contoh Keteladanan Dalam Pengabdian Bagi Bangsa
Ketua Umum DPP PIKI, Maruarar Sirait Saat Berikan Sambutan (Foto: Media)

“Diantaranya dari dari Simposium Nasional Energi terkait dengan mendorong pembangunan PLTN dan pengutamaan penyediaan listrik di daerah 3T langsung diterima Menko Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri ESDM Bahlil Lahadalia serta mengajak PIKI bekerjasama dalam kolaborasi kerja program hilirisasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan Demikian juga rekomendasi PIKI dalam Seminar Nasional Hukum yang diterima secara langsung oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin, diantaranya terkait mekanisme kepailitan untuk penyelesaian kolektif korban tindak pidana.

“Dua bulan ke depan Pak Barita Simanjuntak akan menyiapkan DPD di berbagai daerah di Indonesia. Kita melakukan dengan gotong royong. Karena organisasi sehat mempunyai visi misi yang benar. Saya ingin PIKI mencapai keemasan dalam 5 tahun ke depan. Ukurannya dapat dipercaya, berdampak, bicara dan bisa melahirkan SDM yang berkualitas,” ucapnya.

Ara menambahkan, melalui PIKI ingin melahirkan tokoh-tokoh seperti Leimena, TB Simatupung, Radius Prawiro, Sabam Sirait, Peter Sumbung dan tokoh-tokoh lainnya.

“Perjuangan kita bukan hanya untuk umat Kristen tetapi juga untuk semua masyarakat,” tandasnya.

Sejalan dengan semangat Ad Caritas Et Veritas (Demi Kasih dan Kebenaran) PIKI ingin menegaskan bahwa kasih dan kebenaran harus berjalan beriringan dalam melayani bangsa. Kerja-kerja kemanusiaan sering dijalani dalam kesunyian, namun dampaknya dirasakan lintas generasi. PIKI berharap keteladanan para penerima penghargaan semakin menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya bagi bangsa.

Tentang Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia

Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) adalah organisasi kemasyarakatan berbasis Kristiani yang didirikan pada 19 Desember 1963 di Jakarta, lahir dari pergumulan para cendekiawan Kristen dalam menyikapi dinamika kebangsaan di negara yang baru merdeka. Pendirian PIKI dideklarasikan di sekretariat Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, oleh sejumlah tokoh intelektual dan nasionalis Kristen, di antaranya Johannes Leimena, Todung Sutan Gunung Mulia, Manasse Malo, Pontas Nasution, Radius Prawiro, Sabam Sirait, dan Peter Sumbung.

Baca Juga  Tim Gabungan Polri Berhasil Menyita Hampir 1,2 Ton Sabu dari Laboratorium Gelap di Aceh

Setelah menggelar kongres pertama pada Agustus 1965, PIKI sempat mengalami masa surut seiring perubahan situasi politik nasional, lalu dibangkitkan kembali pada Juni 1987 untuk menjawab tantangan zaman dan pembangunan nasional. PIKI juga tercatat sebagai pelopor berdirinya sejumlah perguruan tinggi, antara lain Universitas Kristen Maranatha di Bandung dan Universitas Kristen Indonesia Paulus di Makassar.

Hingga kini, PIKI berperan menghimpun pemikiran, penelitian, dan kontribusi nyata kaum intelektual Kristen di berbagai bidang, serta menjadi jembatan antara gereja, dunia akademik, dan masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Untuk masa bakti 2026–2031, PIKI dipimpin oleh Ketua Umum Maruarar Sirait, S.IP dan Sekretaris Umum Drs. Benyamin Patondok, M.M

Team Redaksi
Author: Team Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *