Eksesif Demokrasi Indonesia yang masih terjadi saat ini dibawah kepemimpinannya presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, tentu saja sangat kontradiktif dengan nilai-nilai kebaikan yang senantiasa ditegaskan oleh Presiden Prabowo demi mewujudkan keadilan dan kemakmuran rakyat Indonesia dengan sebaik-baiknya.
Maka, kondisi objektif Kamtibmas dan Kedisiplinan rakyat Indonesia yang tidak lagi sejalan dengan nilai-nilai luhur kebudayaan Indonesia alias kehidupan brutal, Sewajibnya menjadi perhatian serius dan sungguh-sungguh oleh kita semua seluruh rakyat Indonesia, terkhususnya penyelenggara pemerintahan Indonesia guna memastikan suatu nilai kehidupan terbaik yang sejalan dengan nilai-nilai luhur kebudayaan Indonesia yang telah ditanamkan oleh para leluhur Indonesia dahulu.
Harapan kami, penyelenggara pemerintahan Indonesia sepatutnya agar segera memikirkan suatu system terbaik guna diterapkan sebagai payung kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Indonesia demi menjawab Eksesif Demokrasi yang saat ini masih memuncak ditengah kehidupan rakyat Indonesia.
Paling tidak, suatu system yang sama seperti rezim Orde Baru yang sangat menghargai dan menghormati nilai-nilai luhur kebudayaan Indonesia dalam memastikan keamanan, ketertiban dan kedisiplinan ditengah seluruh lapisan rakyat Indonesia. Tentunya, Kepemimpinan Indonesia eranya Presiden Prabowo Subianto telah melaksanakan suatu kebaikan dan kebenaran berdasarkan nilai-nilai konstitusional secara terukur dan bertanggungjawab, hanya saja kebaikan dan kebenaran yang sedang ditunaikan dan diperjuangkan oleh Presiden Prabowo akan optimal apabila juga dipayungi oleh suatu system penyelenggara pemerintahan Indonesia yang baik dan benar.*
Jakarta 23 April 2026
Oleh : Saiful Chaniago, Waketum DPP KNPI, Ketum PASPROBO (Pasukan Prabowo)




