Gencatan Senjata Dua Pekan AS–Iran Disepakati, Selat Hormuz Jadi Syarat Utama

Gencatan Senjata Dua Pekan AS–Iran Disepakati, Selat Hormuz Jadi Syarat Utama
Gencatan Senjata Dua Pekan AS–Iran Disepakati, Selat Hormuz Jadi Syarat Utama
Gencatan Senjata Dua Pekan AS–Iran Disepakati, Selat Hormuz Jadi Syarat Utama

INTERNASIONAL, Indonesia jurnalis – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa Iran bersedia menyetujui gencatan senjata sementara selama dua minggu, dengan syarat serangan terhadap wilayahnya dihentikan.

Araghchi menjelaskan bahwa selama masa tersebut, jalur pelayaran melalui Selat Hormuz akan dibuka dan dijamin aman. Namun, ia menegaskan bahwa implementasi kebijakan ini akan dilakukan melalui koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran serta mempertimbangkan sejumlah kendala teknis.

Pernyataan itu muncul tak lama setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kesediaannya menghentikan serangan militer terhadap Iran selama dua pekan. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari gencatan senjata dua arah.

Melalui pernyataan di Truth Social, Trump menegaskan bahwa penghentian serangan dilakukan dengan syarat Iran segera membuka akses pelayaran di Selat Hormuz secara menyeluruh, aman, dan tanpa penundaan. Ia juga mengklaim bahwa tujuan militer Amerika Serikat telah tercapai, sehingga membuka peluang menuju kesepakatan damai yang lebih permanen.

Trump menambahkan bahwa Iran telah mengajukan sepuluh poin syarat gencatan senjata kepada Amerika Serikat dan Israel. Menurutnya, sebagian besar perbedaan yang selama ini menjadi sumber konflik telah menemukan titik temu, dan masa dua minggu ini diharapkan cukup untuk merampungkan serta mengesahkan kesepakatan damai jangka panjang.

Pemerintah Israel turut menyatakan dukungan terhadap inisiatif tersebut. Mereka menyetujui penghentian serangan selama dua minggu dengan syarat Iran membuka Selat Hormuz dan menghentikan seluruh serangan terhadap Amerika Serikat, Israel, serta negara-negara di kawasan.

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *