Hadapi Aliansi Mahasiswa Banten, Badrul Munir: Kritik Boleh, Hasil Pemilu dan Demokrasi Harus Tetap Dijaga  

IMG 20260623 WA0028
Anggota Bawaslu Provinsi Banten (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Sekjen BEM Nusantara Banten yang hadir diantara para aktivis mahasiswa dalam forum tersebut, menyampaikan bahwa mahasiswa akan terus menjalankan fungsi intelektual dan kontrol sosial sebagai bagian dari pilar demokrasi. Namun demikian, mahasiswa juga memahami bahwa hasil Pemilu 2024 merupakan keputusan politik yang telah ditentukan oleh rakyat melalui mekanisme demokratis.

“Kami memandang bahwa menghormati hasil pemilu merupakan bagian dari komitmen terhadap demokrasi. Pada saat yang sama, mahasiswa tetap memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal kebijakan publik melalui kajian, kritik, dan masukan yang objektif serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menghilangkan semangat persatuan dan kepentingan bangsa yang lebih besar.

“Mahasiswa akan terus hadir sebagai mitra kritis pemerintah. Kritik yang kami sampaikan bukan untuk menjatuhkan, tetapi sebagai bentuk partisipasi dalam memastikan bahwa cita-cita reformasi, demokrasi, dan kesejahteraan masyarakat dapat terus diwujudkan oleh pemerintahan yang telah memperoleh mandat rakyat.” katanya.

Melalui kegiatan ini, Badrul Munir dan para aktivis mahasiswa yang hadir dari berbagai organisasi mahasiswa dan BEM dari berbagai kampus di Banten tersebut berharap dapat mendorong tumbuhnya budaya demokrasi yang lebih dewasa.

Dimana penghormatan terhadap hasil pemilu berjalan seiring dengan partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan demi kemajuan Indonesia.

Team Redaksi
Author: Team Redaksi

Baca Juga  Rakernas KSPI 2026, Wakapolri Tegaskan Sinergi Polri dan Buruh untuk Lindungi Hak Pekerja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *