HIMA Persis Jakarta Gelar Workshop Literasi Keuangan Syariah, Dorong Generasi Muda Melek Finansial
JAKARTA, Indonesia Jurnalis – Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) Jakarta menggelar Workshop Literasi Keuangan Syariah sebagai upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa dan pelajar terhadap perkembangan ekonomi dan keuangan syariah sekaligus membangun kesadaran mengenai pentingnya perencanaan finansial sejak usia muda pada Jumat (18/9).
Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memahami potensi industri keuangan syariah di Indonesia, termasuk pengelolaan penghasilan, pemahaman terhadap instrumen investasi, serta perencanaan keuangan untuk memenuhi kebutuhan di masa mendatang.
Hima Persis Jakarta memandang literasi keuangan syariah tidak hanya berkaitan dengan pemahaman terhadap produk perbankan syariah, tetapi juga kemampuan generasi muda dalam membaca potensi ekonomi syariah dan mengambil bagian dalam pertumbuhannya.
Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia (BSI), Nizar Ahmad Saputra, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
Dirinya menjelaskan bahwa BSI telah menjadi salah satu bank syariah terbesar di Indonesia dengan aset yang telah mencapai lebih dari Rp400 triliun. Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan besarnya potensi industri keuangan syariah di Indonesia yang masih dapat terus dikembangkan.
“BSI menjadi bank syariah terbesar di Indonesia, dengan aset lebih dari Rp400 triliun. Potensi ekonomi syariah di Indonesia akan terus meningkat,” ujar Nizar Ahmad Saputra dalam workshop tersebut.
Menurut Nizar, besarnya potensi ekonomi syariah juga tidak terlepas dari kondisi Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim. Karena itu, umat Islam, khususnya generasi muda, perlu mengambil peran lebih besar dalam mengembangkan berbagai sektor ekonomi yang memiliki keterkaitan dengan kebutuhan masyarakat Muslim.
“Kita harus menguasai sektor-sektor seperti wisata, fashion, dan food yang memiliki potensi besar bagi ekonomi syariah,” katanya.
Ia mendorong generasi muda agar tidak hanya menjadi konsumen dalam pertumbuhan ekonomi syariah, tetapi juga memiliki kapasitas untuk menjadi pelaku, pengembang, maupun inovator di berbagai sektor tersebut.
Sementara itu, Komisaris Independen Bank Syariah Nasional (BSN), Ilham Nur Hidayatullah, mengapresiasi langkah Hima Persis Jakarta dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan mahasiswa dan pelajar, khususnya generasi Z.
Ilham menilai kolaborasi antara organisasi mahasiswa dan lembaga keuangan dapat menjadi ruang penting untuk memperluas pemahaman generasi muda mengenai pengelolaan finansial.




