Ikatan pelajar ,IPNU, IPM,Dan PII Sampaikan Rekomendasi ke Kementerian Perdagangan Terkait Program MBG

IMG 20250825 WA0133

 

IPNU juga memberikan saran agar produk yang masuk dalam program MBG memiliki jaminan mutu, keamanan, kesehatan, dan kehalalan. Mengingat lebih dari 80% penduduk Indonesia beragama Islam, kehalalan produk menjadi aspek penting selain kualitas dan keselamatan.

 

“Produk yang ramai dibutuhkan masyarakat bukan hanya harus sehat, tetapi juga harus memberi ruang bagi produk dalam negeri untuk bersaing dan mendapat posisi yang strategis di pasar nasional,” ungkap perwakilan IPNU.

 

Selain itu, IPNU menyoroti faktor keselamatan dalam penggunaan produk impor. Mereka menekankan perlunya pengecekan menyeluruh melalui sertifikasi SNI, termasuk uji laboratorium, untuk memastikan keamanan dan keselamatan konsumen.

 

“Kita perlu memastikan bahan yang digunakan, termasuk dalam proses pencetakan produk, apakah aman, halal, dan sesuai standar. Misalnya, penggunaan pelumas pada proses produksi yang dikhawatirkan mengandung minyak hewani dari babi. Hal ini perlu diteliti lebih lanjut agar umat Islam sebagai mayoritas konsumen di Indonesia dapat merasa tenang,” lanjutnya.

 

IMG 20250825 WA0134

 

IPNU menegaskan bahwa rekomendasi ini bersifat dorongan agar pemerintah lebih memprioritaskan produk dalam negeri, sekaligus memastikan keamanan, kesehatan, dan kehalalan produk yang beredar di pasaran.

Team Redaksi
Author: Team Redaksi

Baca Juga  Kecam Penghambatan dan Pembubatan Forum Diskusi di UGM, PW KAMMI Jakarta Raya: Bukan Sifat Aktivis Demokrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *