Kawasan Peribadatan IKN Jadi Simbol Toleransi Beragama, Wapres Tinjau Basilika dan Plaza Kerukunan

Kawasan Peribadatan IKN Jadi Simbol Toleransi Beragama, Wapres Tinjau Basilika dan Plaza Kerukunan
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Basilika dan Plaza Kerukunan yang berada di kawasan peribadatan IKN, Kalimantan Timur, Selasa (30/12/2025)

“Beliau juga mengapresiasi desain basilika dan konsep kawasan peribadatan yang saling terhubung. Di kawasan ini nantinya tidak hanya ada masjid dan basilika, tetapi juga tempat ibadah lainnya seperti pura,” jelasnya.

Menurut Basuki, seluruh fasilitas peribadatan di kawasan inti IKN diharapkan dapat segera diselesaikan agar dapat dimanfaatkan oleh umat masing-masing.

“Semua diharapkan dapat diselesaikan pada bulan Januari ini [2026], sehingga fungsi peribadatan di kawasan inti IKN bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Basilika Santo Fransiskus Xaverius dibangun di atas lahan seluas 37.781 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 18.862,68 meter persegi.

Lingkup pekerjaan mencakup bangunan utama basilika, taman doa Jalan Salib, Taman Doa Gua Maria, Wisma Uskup, bangunan penunjang, plaza seremonial, area parkir, serta akses kawasan yang terhubung dengan rumah ibadah lain di sekitarnya.

Hingga akhir Desember 2025, progres pembangunan fisik basilika telah mencapai 93,3 persen. Kawasan peribadatan IKN sendiri dirancang terintegrasi dengan Plaza Kerukunan sebagai ruang terbuka publik. Selain masjid dan basilika, kawasan ini juga akan dilengkapi rumah ibadah lain seperti pura, serta monumen simbolik berbentuk segi enam yang melambangkan enam agama di Indonesia.**

(Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden)

Redaksi
Author: Redaksi

Baca Juga  Menaker: Magang Nasional Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *