Terkait respons masyarakat terhadap kehadiran asosiasi APPMBGI di Papua, Trijaya menyebut bahwa masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi, meskipun pada awalnya sempat muncul keraguan.
“Awalnya memang belum percaya dengan adanya asosiasi ini. Tapi setelah kegiatan tanggal 25–26 April ini, mereka sangat antusias menyambut APPMBGI dengan baik,” katanya.
Ia juga mengakui masih adanya tantangan, khususnya di sektor transportasi dan kondisi lapangan, terutama pada malam hari. Namun, hal tersebut dinilai dapat diatasi dengan penguatan sistem operasional.
“Kalau kendala lain seperti transportasi, sampai saat ini masih bisa diatasi. Memang ada banyak tantangan, tetapi semua itu kita kondisikan dengan membentuk sistem yang baik,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terbentuknya kepengurusan APPMBGI di seluruh Indonesia dalam waktu yang relatif singkat.
“Kami bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena dapat berkumpul bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah, khususnya program makan bergizi gratis. Perlu kami laporkan bahwa kepengurusan di 38 provinsi terbentuk dalam waktu kurang lebih tiga bulan, dan ini merupakan capaian yang sangat cepat dan luar biasa,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa mayoritas pengurus di tingkat daerah berasal dari kalangan pengusaha lokal yang memiliki pengalaman dan kapasitas kuat.
“Rata-rata pengurus di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota diisi oleh pengusaha lokal yang tangguh dan berpengalaman, sehingga kami optimistis dapat berkontribusi dalam menyukseskan program nasional ini,” katanya.
Acara National Summit APPMBGI 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Aries Marsudiyanto selaku Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus RI, Irjen Pol Nurwono Danang yang mewakili Wakapolri, Dr. Sarwo Edi, S.A., M.M. selaku Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional mewakili Menteri Pertanian, Dr. Restu Ardi sebagai Dirjen Bina Pembangunan Daerah, serta Mayjen TNI Budi selaku Asisten Strategi Panglima TNI. Hadir pula perwakilan dari kementerian, TNI, Polri, dan pemerintah daerah.*
(Report lucky Poni)




