Salah satu keluhan masyarakat terkait pungutan parkir juga menjadi perhatian Pekat IB. Bunda Nurul menegaskan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Dispenda dan Dinas Perhubungan Pesawaran untuk membebaskan biaya parkir demi meningkatkan kunjungan warga.
“Banyak masyarakat enggan masuk ke taman karena adanya pungutan parkir. Nantinya ini akan kita gratiskan. Petugas parkir yang ada juga akan kita alihkan menjadi petugas kebersihan agar tetap memiliki peran,” tambahnya.
Rencana besar untuk menghidupkan kembali Taman Sidototo bukan hanya sekadar penataan taman, namun juga bagian dari upaya Pekat IB Pesawaran mendukung pemulihan ekonomi UMKM, membuka peluang usaha baru, serta menjadikan Pesawaran memiliki ikon kuliner dan ruang publik yang membanggakan.
“Kami ingin Taman Sidototo menjadi wajah baru Pesawaran—ramai, aman, bersih, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Bunda Nurul.
Report Wil kapri




