Lima Tahun Memimpin PHDI, Wisnu Bawa Tenaya: Kami Mengarungi Samudera dan Naik Turun Gelombang
JAKARTA, Indonesia Jurnalis – Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, menegaskan komitmen PHDI untuk membangun manusia Indonesia seutuhnya melalui penguatan kehidupan rohani dan jasmani, sekaligus mendorong terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Hal tersebut disampaikan Wisnu dalam rangkaian Mahasabha XIII PHDI di Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Menurut Wisnu, pembangunan manusia Indonesia tidak hanya berorientasi pada aspek jasmani, tetapi juga harus dibangun melalui kekuatan rohani yang berlandaskan Sradha dan Bhakti kepada Sang Hyang Widhi Wasa.
“PHDI ingin membangun manusia Indonesia seutuhnya, manusia rohani dalam Hindu Sradha Bhakti kehadapan Sang Hyang Widhi Wasa, manusia jasmani, kemudian dalam implementasinya kita ingin membangun SDM Indonesia yang unggul,” ujar Wisnu.
Komitmen tersebut juga diarahkan untuk mendukung terwujudnya Asta Cita Presiden Republik Indonesia. PHDI ingin mengambil bagian dalam upaya pembangunan nasional melalui peran umat Hindu dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Kita ingin juga mewujudkan Asta Cita Presiden RI,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wisnu juga merefleksikan perjalanan kepemimpinannya selama lima tahun terakhir. Ia menggambarkan perjalanan PHDI sebagai proses mengarungi samudera dengan berbagai dinamika dan tantangan.
“Kami dalam lima tahun ini sudah mengarungi samudera, naik turun gelombang untuk tetap tegar dalam membangun umat dan yakin Tuhan bersama kita,” ungkapnya.




