MK Tolak Gugatan Paslon 02, Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Rote Ndao, Paulus Henuk, mengungkapkan rasa syukur dan meminta semua pihak untuk menghentikan penyebaran informasi yang tidak benar.
Jakarta, Indonesia jurnalis – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan yang diajukan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Rote Ndao nomor urut 2, Vicoas Trisula Bhakti Amalo dan Bima Theodorianus Fanggidae. Gugatan tersebut mendalilkan adanya pelanggaran syarat formil terkait keabsahan ijazah Paket C calon Wakil Bupati Apremoi Dudelusi Dethan.
Putusan tersebut di sampaikan oleh Majelis Hakim MK dengan menampilkan video tron secara langsung di halaman Gedung MK, Selasa (4/2/2024), dalam perkara Nomor 111/PHPU.BUP-XXIII/2025. Majelis Hakim menolak dalil yang diajukan pemohon paslon nomor urut 2, Vicoas Trisula Bhakti Amalo dan Bima Theodorianus Fanggidae dan menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan.
Menanggapi putusan MK, calon Bupati Rote Ndao nomor urut 1, Paulus Henuk, mengungkapkan rasa syukur dan meminta semua pihak untuk menghentikan penyebaran informasi yang tidak benar.
“Apa yang selama ini disampaikan di berbagai media merupakan fitnah dan hoaks. Kami berharap hal itu dihentikan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan Stakeholder di Kabupaten Rote Ndao untuk bersama-sama membangun daerah ini ke depan,” ujar Paulus.
Paulus juga mengingatkan para pendukungnya agar tidak bereuforia secara berlebihan dan tetap bersyukur atas hasil yang telah dicapai.
“Kami berharap para pendukung tidak berlebihan dalam merayakan kemenangan ini. Marilah kita mengucap syukur kepada Tuhan Yesus atas bimbingan, berkat, dan anugerah-Nya. Perjuangan kita telah membuahkan hasil,” tambahnya.
Lebih lanjut, Paulus mengajak seluruh masyarakat, termasuk paslon nomor urut 2 dan 3, untuk bersatu membangun Kabupaten Rote Ndao.