O.H. Sero juga menegaskan bahwa MUB ke depan di hari ulangtahun ke -6 diharapkan semakin solid dan mampu memberikan kepedulian kepada masyarakat Maluku Utara yang berada di perantauan, khususnya di Jakarta dan sekitarnya.
“Kedepan diharapkan Maluku Utara Bersatu lebih solid dan peduli kepada masyarakat Maluku Utara yang merantau ke Jakarta jika ada yang sakit atau meninggal untuk segera hadir,” ucapnya.
Sementara itu, Yochen Amos Dewan pengawas ( Dewas) sekaligus pencipta lagu ormas Maluku Utara Bersatu (MUB) menyampaikan bahwa organisasi tersebut dibangun sebagai wadah untuk menyatukan masyarakat Maluku Utara tanpa membedakan latar belakang.
“Maluku Utara sudah bersatu, tidak ada lagi perbedaan dan kita sudah menjadi satu di Maluku Utara Bersatu, yang terbentuk di tahun 2020 yang waktu itu masih sedikit keanggotaannya, dan sekarang sudah banyak yang bergabung,” ujarnya.
Ia menambahkan, MUB memiliki visi dan misi untuk mempererat persaudaraan antarsesama masyarakat Maluku Utara.
“Karena di organisasi Maluku Utara Bersatu visi misinya kita mencari saudara dan satu hati. Karena pada dasarnya pengurus atau ketua umum hanya sebagai jabatan, jika ada yang ingin bertanya terkait Maluku Utara Bersatu langsung tanyakan saja ke ketua umum O.H. Sero,” ujar Yochen
Melalui momentum hari jadi ke-6 tersebut, MUB berharap soliditas organisasi semakin kuat dan keberadaannya dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi masyarakat Maluku Utara di daerah maupun mereka yang berada di perantauan.*
(Lucky Poni)
(Editor NK)




