Nita juga mendorong pemanfaatan potensi sumber daya alam Indonesia sebagai solusi jangka panjang, seperti pengembangan energi terbarukan berbasis tenaga surya dan biogas. Menurutnya, langkah ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga dapat menjadi alternatif untuk menekan biaya operasional usaha.
Ia mencontohkan, sektor usaha seperti katering perlu mulai menghitung ulang penggunaan energi, termasuk bahan bakar untuk operasional dan distribusi. Selain itu, peralihan ke energi listrik dan sumber energi terbarukan dinilai sebagai langkah strategis yang perlu didukung, termasuk oleh pemerintah melalui kebijakan yang berpihak pada pelaku UMKM.
“Harapannya, biaya energi alternatif bisa lebih terjangkau sehingga UMKM dapat beralih dari bahan bakar konvensional ke energi yang lebih ramah lingkungan,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Nita berharap seluruh organisasi di bawah naungan KOWANI dapat terus bersinergi dalam mendukung program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup perempuan Indonesia.
“Dengan kolaborasi yang kuat, kita berharap perempuan Indonesia dapat semakin berdaya, baik di bidang ekonomi, kesehatan, maupun kesejahteraan keluarga,” pungkasnya.*
(Report lucky S)




