P4N LXIX Lemhannas RI Gelar Seminar Nasional Tentang Kedaulatan Pangan Nasional Di Tengah Dinamika Geopolitik Global

P4N LXIX Lemhannas RI Gelar Seminar Nasional Tentang Kedaulatan Pangan Nasional Di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Selanjutnya, Mayor (Purn.) H. Ossy Dermawan, B.Sc., M.Sc., Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional, menyampaikan materi “Strategi Konservasi dan Konsolidasi Lahan Sektor Pangan dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan.” Sementara itu, Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Ph.D., Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), membahas pentingnya antisipasi cuaca ekstrem dalam
mendukung kebijakan kemandirian pangan berkelanjutan.

Perspektif sektor kelautan dan perikanan disampaikan oleh Dr. I Nyoman Radiarta, S.Pi., M.Sc., Ph.D., Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, melalui tema“Strategi Penguatan Pemanfaatan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan.

Pada Sesi Panel II, seminar menyoroti pentingnya penguatan ekosistem pangan
melalui sumber daya manusia, industri, dan dukungan sarana produksi. Rahmad
Pribadi, B.B.A., M.P.A., Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, menyampaikan materi
mengenai “Strategi Menjaga Ketersediaan Pupuk dalam Rangka Menjaga Keberlanjutan Produksi Pangan.”

Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq,
M.Sc.Agr., IPU., ASEAN Eng., Rektor Universitas Jenderal Soedirman, memaparkan “Penguatan Transformasi Human Capital Berbasis Teknologi dan Mekanisasi Pertanian dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan.”

Adapun perspektif pelaku usaha dan generasi muda pertanian disampaikan oleh Ella Rizki Farihatul Maftuhah, S.Si., M.Sc., Petani Milenial, melalui tema “Kolaborasi Industri Pangan Nasional dalam Rangka Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan.”

Seminar Nasional ini merupakan bagian dari kontribusi intelektual peserta P4N LXIX Lemhannas RI dalam memberikan rekomendasi strategis kepada pemerintah dan pemangku kepentingan terkait upaya memperkuat ketahanan nasional melalui sektor pangan.

Hasil seminar akan dirumuskan menjadi rekomendasi kebijakan yang diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengambilan keputusan nasional dalam mendukung pembangunan pangan yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi dinamika geopolitik global.

Baca Juga  Kinerja Keuangan 2025 dan Agenda RUPST BINTRACO DHARMA Tbk

Melalui seminar ini, Lemhannas RI menegaskan kembali pentingnya kepemimpinan nasional yang visioner, adaptif, dan kolaboratif dalam mengelola sektor pangan sebagai aset strategis bangsa. Dengan dukungan tata kelola yang baik, inovasi teknologi yang tepat guna, dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul, Indonesia diharapkan mampu mewujudkan kedaulatan pangan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.*

(Redaksi)

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *