Terkait kesiapan pasokan bahan baku, Eniya memastikan bahwa ketersediaan FAME diperkirakan mencukupi untuk mendukung implementasi program tersebut.
“Pasokan tadi kan saya bilang kita sedang berhitung terus tapi cukup kalau saya prediksi cukup, FAME-nya cukup,” tuturnya.
Pemerintah menargetkan implementasi awal B50 dimulai pada Juli 2026, seiring dinamika energi global serta upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar.
“Kalau itu kita menyesuaikan dengan Dirjen Migas. Target pengurangan impornya kan hitungannya 50%-nya. Sekarang itu serapan biodiesel kira-kira 25% sudah terserap,” pungkas Eniya.*
(Redaksi)




