Selain sektor pasar, Benyamin turut menyoroti potensi aset wisata daerah yang belum tergarap maksimal. Ia mendorong adanya kerja sama dengan pihak profesional agar pengelolaannya lebih efektif dan berdaya saing.
Di sisi lain, ia juga meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang menguasai aset daerah tanpa izin.
“Kalau memang harus ditertibkan, ya tertibkan. Jangan ragu, itu aset milik pemerintah daerah dan masyarakat Tangerang Selatan,” katanya.
Benyamin menekankan bahwa seluruh jajaran Pemkot harus bergerak cepat dalam menyelesaikan persoalan aset, baik dari aspek hukum maupun pengelolaan di lapangan. Menurutnya, optimalisasi aset daerah bukan sekadar urusan administratif, melainkan bagian penting dalam memperkuat kemandirian fiskal Kota Tangerang Selatan.*
(Red/NK)




