Alfan Rois menegaskan bahwa pemberantasan mafia BBM bersubsidi harus terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Ia juga mendorong seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda, untuk turut mengawasi dan melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi di lingkungan masing-masing.
“Solar bersubsidi ini adalah hak masyarakat kecil, petani, dan nelayan. Ketika ada pihak-pihak yang menimbun untuk kepentingan pribadi, itu sama saja merampas hak orang banyak. Kami mendukung penuh Polres Pesawaran untuk terus menindak tegas pelaku tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Alfan berharap kasus ini menjadi efek jera bagi pelaku lain dan menjadi momentum bagi semua pihak untuk bersama-sama menjaga distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran. Ia juga mengajak pemuda Pesawaran untuk berperan aktif dalam mengawal kebijakan energi dan pembangunan daerah.
“Pemuda harus menjadi penggerak perubahan. Mari kita bersama-sama menjaga Pesawaran yang lebih baik, transparan, dan adil bagi semua. Yang terakhir kami ucapkan terimakasih kepada Pak Kapolres dan Jajaran, semoga selalu menjadi Pengayom Masyarakat.” pungkasnya.




