Perjalanan Panjang Desa Bagelen 1905-2026 Tidak Lepas dari Perjuangan Para Leluhur

Perjalanan Panjang Desa Bagelen 1905-2026 Tidak Lepas dari Perjuangan Para Leluhur
Perjalanan Panjang Desa Bagelen 1905-2026 Tidak Lepas dari Perjuangan Para Leluhur

Pesawaran, Indonesia Jurnalis – Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, memiliki sejarah panjang yang berakar dari proses transmigrasi leluhur yang hijrah dari Pulau Jawa ke wilayah Lampung.

Sejak awal pembukaannya pada tahun 1905, desa ini terus berkembang hingga kini dipimpin oleh Kepala Desa ke-13, Merdi Parmanto, S.Kom., M.Pd., dengan kemajuan yang kian pesat.

Perjalanan panjang Desa Bagelen tidak lepas dari perjuangan para leluhur yang membuka alas di masa penjajahan kolonial Belanda. Seiring waktu, estafet kepemimpinan desa terus berlanjut hingga membentuk pemerintahan desa yang stabil dan berkembang seperti saat ini.

Salah satu tokoh yang turut memperjuangkan pelestarian sejarah Desa Bagelen sekaligus penggagas berdirinya Museum Transmigrasi di desa tersebut, Prof. Sugeng, menjelaskan bahwa kemajuan Desa Bagelen merupakan hasil dari proses panjang dan kesinambungan kepemimpinan desa dari masa ke masa.

“Sejak awal membuka alas hingga terbentuknya Desa Bagelen pada tahun 1905, desa ini telah melalui berbagai tahapan perjuangan. Alhamdulillah, hingga saat ini Desa Bagelen telah menunjukkan banyak kemajuan, baik dari sisi kemasyarakatan maupun pembangunan infrastruktur seperti jalan, irigasi, dan gedung-gedung penunjang lainnya.

Saya melihat tongkat estafet kepemimpinan dari kepala desa pertama hingga kini, di bawah kepemimpinan Bapak Merdi Parmanto sebagai kepala desa ke-13, Desa Bagelen berkembang sangat pesat,” ungkap Prof. Sugeng. Saat berkunjung dan foto bersama di prasasti. Jumat (6/2/2026).

Sementara itu, Kepala Desa Bagelen Merdi Parmanto menegaskan bahwa lahirnya Desa Bagelen merupakan buah dari perjuangan panjang para leluhur yang patut dijaga dan dihormati oleh generasi penerus.

Team Redaksi
Author: Team Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *