Sementara itu, Ketua Umum Permata Jaya, Irfan, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara tersebut setelah dua tahun tidak mengadakan pertemuan besar.
“Seluruh masyarakat keluarga besar Permata Jaya yang ada di Jabodetabek, Bogor, Bandung, dan Sukabumi, Alhamdulillah hari ini bisa berkumpul kembali. Insya Allah, rasa kekeluargaan dan kebersamaan kita sebagai orang Taeh di rantau akan semakin dekat dan berkesinambungan,” ujar Irfan.
Irfan juga mengenang awal mula berdirinya Permata Jaya yang terjadi secara spontan pada tahun 1974.
“Pembentukan Permata Jaya kala itu bersifat mendadak. Tiga orang tokoh orang tua kita berinisiatif menyatukan masyarakat Taeh di Jakarta yang saat itu belum banyak, hanya sekitar 50 kepala keluarga. Mereka umumnya tinggal di sekitar Jalan Sabang, Grogol, dan Tanjung Priok, dengan keterbatasan sarana transportasi. Namun dari situlah kebersamaan kita mulai terbangun,” jelasnya.
Acara juga memberikan apresiasi penghargaan untuk para tokoh dari keluarga besar Permata Jaya dan di akhiri undian KIM untuk peserta Permata Jaya.
Acara Halal Bihalal dan peringatan 50 tahun Permata Jaya ini pun menjadi momen penting untuk mempererat tali persaudaraan di antara para perantau asal Nagari Taeh Baruah.**
(Ls)




