Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka serius. Ia sempat dilarikan ke Puskesmas Ampana Tete untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Usai kejadian, pelaku sempat melarikan diri dari lokasi. Aparat kepolisian segera melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku sekitar pukul 09.58 WITA di Desa Kajulangko.
“Pelaku diamankan saat bersembunyi di rumah keluarganya,” kata Martono.
Berdasarkan hasil identifikasi sementara, korban diketahui mengalami 12 luka tusuk akibat serangan tersebut.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara menyeluruh motif serta kronologi lengkapperistiwa tersebut.*
(Redaksi)




