
Kapolres Viktor menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud komitmen Forkopimda dalam memberantas kejahatan dan menjaga keamanan masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadhan. Selain penegakan hukum, upaya pencegahan juga terus dilakukan melalui program CETAR dan Preventive Strike, yang melibatkan Pemkot Tangsel, TNI, serta Kejari. Program ini bertujuan untuk mencegah kejahatan dengan mengajak masyarakat secara sukarela menyerahkan barang atau benda yang berpotensi digunakan dalam tindak kriminal.
“Berkat kerja sama Forkopimda serta kesadaran tinggi masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat, dalam satu bulan terakhir kami berhasil mengamankan 145 bilah senjata tajam di luar barang bukti yang disita dari para tersangka. Sepanjang Januari–Februari 2025, terjadi empat kali tawuran, tetapi berkat program preventif ini, kami berhasil mencegah delapan aksi tawuran sebelum terjadi,” jelas AKBP Viktor.
Wakil Wali Kota Tangsel, H. Pillar Saga Ichsan, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Polres Tangsel dalam menjaga keamanan menjelang Ramadhan.
“Atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Tangsel dan jajarannya yang telah mengungkap berbagai kasus kejahatan yang meresahkan warga. Menjelang Ramadhan, biasanya terjadi peningkatan kejahatan, tetapi berkat sinergi antara Polres, Kodim, dan Kejari, penanganan ini menjadi lebih efektif,” ujar Pilar.
Ia juga mengungkapkan bahwa terkait kasus pemerasan dan pengancaman yang melibatkan dua tersangka, pihak Dinas Sosial melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) telah memberikan pendampingan dan konseling kepada 10 anak serta 5 guru yang menjadi korban.
Sementara itu, Dandim 0506 Tangerang, Letkol Inf. Ary Sutrisno, menegaskan bahwa keamanan wilayah adalah tanggung jawab bersama, dan TNI siap mendukung upaya menjaga ketertiban serta kondusivitas di Tangerang Selatan.
Kepala Kejaksaan Negeri Tangsel, Apsari Dewi, menambahkan bahwa Kejari akan terus mengawal proses hukum terhadap para tersangka hingga ke pengadilan guna memastikan adanya efek jera bagi pelaku kejahatan.
Di akhir konferensi pers, Kapolres Viktor menegaskan bahwa Polres Tangsel akan meningkatkan patroli di wilayah rawan guna mencegah potensi gangguan keamanan, khususnya menjelang dan selama bulan Ramadhan.
“Kami telah memetakan wilayah-wilayah rawan dan akan meningkatkan patroli. Kami juga mengimbau anak muda untuk tidak terlibat tawuran. Jika masih ada yang melakukan tindak pidana, kami akan menindak secara tegas dan profesional. Tidak ada celah bagi premanisme, pelaku kejahatan, maupun penyalahgunaan narkotika di wilayah Tangerang Selatan,” pungkasnya.**
(Editor NK)




