“Imlek hadir berdampingan dengan bulan suci Ramadan umat Islam. Ini adalah wajah asli Indonesia. Berbeda, tapi rukun. Beragam, tapi satu tujuan,” tegasnya.
Senada dengan Presiden, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga menyampaikan bahwa Imlek 2577 jatuh di bulan suci Ramadan, bulan yang penuh berkah, ampunan, dan rahmat. Oleh karena itu, ia berharap perayaan ini bisa membawa kedamaian hingga ke pelosok negeri dan menjauhkan bangsa dari segala macam bentuk konflik dan perpecahan.
“Semoga membawa kesehatan jasmani dan rohani, serta kebijaksanaan di dalam mengelola kehidupan bermasyarakat, sehingga puasa kita diterima dan Imlek kita pun penuh dengan berkah,” tambahnya.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin, Ketua Komisi Yudisial Abdul C. Ramadhan, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus H. Yudhoyono, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut B. Pandjaitan, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong, serta Putra Kepala Negara Didit Hediprasetyo.*
(Redaksi)




