Sementara itu, Hakiki selaku Putra Daerah sekaligus Koordinator Rembuk Pemuda Pesawaran mengatakan bahwa persoalan kepemudaan di daerah perlu mendapatkan perhatian yang lebih serius. Menurutnya, potensi besar yang dimiliki pemuda harus diikuti dengan ruang aktualisasi, pendidikan, pengembangan kapasitas, serta kesempatan untuk terlibat dalam proses pembangunan.
“Pemuda Pesawaran memiliki banyak potensi. Persoalannya adalah bagaimana potensi itu diberikan ruang untuk berkembang dan bagaimana pemerintah membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi pemuda,” ujar Hakiki.
Ia menambahkan bahwa hubungan antara pemerintah dan pemuda seharusnya tidak dibangun hanya dalam bentuk pelaksanaan program, tetapi juga melalui komunikasi dan dialog yang berkelanjutan.
Menurut Hakiki, pemerintah perlu mendengar secara langsung keresahan, kebutuhan, serta gagasan yang berkembang di kalangan pemuda.
“Kalau kita ingin pembangunan Pesawaran benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, maka suara pemuda juga harus didengar. Jangan sampai pemuda baru dilibatkan ketika sebuah program sudah selesai dirumuskan,” ujarnya.
Melalui “Pesawaran Berdiskusi, Saatnya Pemuda Peduli”, para pemuda diharapkan mampu menjadikan ruang diskusi sebagai titik awal membangun kepedulian terhadap daerah. Kritik terhadap pemerintah, menurut para penggagas kegiatan, merupakan suatu hal yang wajar dan harus lahir dari para pemuda, tetapi juga wajib ditempatkan sebagai bagian dari kontrol sosial yang konstruktif sekaligus diikuti dengan gagasan dan solusi.
Alvin menegaskan, pemuda tidak cukup hanya menjadi generasi yang mewarisi persoalan dari generasi sebelumnya.
“Jangan hanya menjadi generasi yang mewarisi persoalan, dan hanya mampu mencari masalah, tetapi juga wajib menjadi generasi yang berani merumuskan dan mengerjakan solusi. Pesawaran hari ini dan ke depan juga merupakan tanggung jawab pemudanya,” pungkas Alvin.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang konsolidasi gagasan sekaligus memperkuat kesadaran bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk pemuda sebagai salah satu kekuatan penting dalam menentukan masa depan Kabupaten Pesawaran.




