Ia juga mengajak seluruh kader SEMMI di seluruh Indonesia untuk menjadikan momentum Kongres IX sebagai ruang konsolidasi organisasi, bukan ruang perpecahan.
“Perbedaan pilihan adalah bagian dari dinamika demokrasi organisasi. Namun yang jauh lebih penting adalah menjaga persatuan, ukhuwah, dan marwah SEMMI. Siapapun yang nantinya terpilih merupakan hasil keputusan forum tertinggi organisasi yang harus dihormati dan dijaga bersama,” tambahnya.
Dengan telah ditetapkannya enam kandidat tersebut, tahapan Kongres IX SEMMI selanjutnya akan memasuki agenda penyampaian visi dan misi di hadapan Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam, dilanjutkan dengan pendalaman gagasan, serta proses pemilihan Ketua Umum yang akan dilaksanakan dalam Sidang Pleno Kongres IX SEMMI.
Steering Committee menegaskan komitmennya untuk terus menjaga independensi, integritas, dan profesionalisme selama seluruh rangkaian Kongres berlangsung. SC juga memastikan setiap tahapan dilaksanakan secara terbuka, akuntabel, dan sesuai dengan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, serta ketentuan Kongres yang berlaku.
Kongres IX SEMMI diharapkan menjadi momentum regenerasi kepemimpinan yang mampu memperkuat peran organisasi sebagai wadah kader mahasiswa Islam dalam menjawab tantangan kebangsaan, memperkokoh persatuan organisasi, serta melahirkan kepemimpinan yang visioner, progresif, dan berintegritas.
Steering Committee mengajak seluruh peserta Kongres, Pengurus Wilayah, Pengurus Cabang, alumni, serta seluruh kader SEMMI untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan Kongres IX SEMMI dengan menjunjung tinggi nilai musyawarah, demokrasi, sportivitas, dan semangat kekeluargaan demi kemajuan Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia.




