Wapres menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan bahwa pemerintah akan segera berkoordinasi melalui kementerian terkait, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga serta kementerian teknis lainnya, untuk memastikan kelancaran proses administrasi dan integrasi program.
“Wakil Presiden mengatakan bahwa dia berkoordinasi terkait hal ini untuk mewujudkan apa yang tadi kita bicarakan. Beliau juga mendorong kita untuk meneruskan kerja sama ini sehingga kami bisa memberikan pendidikan peluang profesional bagi pelajar Indonesia,” ungkap Ethan.
Selain mengirim talenta lokal ke luar negeri, kerja sama ini juga membuka peluang pertukaran budaya di mana atlet muda dari Amerika Serikat akan didorong untuk datang dan bermain di Indonesia. Pertukaran timbal balik ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem sepak bola nasional dan mempererat hubungan bilateral melalui jalur olahraga.
Melalui sinergi antara pemerintah, asosiasi sepak bola, dan lembaga internasional seperti ISAA, diharapkan transformasi kualitas sepak bola Indonesia dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas akademik SDM muda Indonesia.*
(Red/Biro Pers, Wapres)




