Polda Jawa Tengah turut mengerahkan tiga tim trauma healing yang telah bekerja sejak beberapa hari sebelumnya. Selain itu, personel tenaga kesehatan juga disiapkan untuk memberikan pelayanan langsung di sejumlah lokasi terdampak.
Upaya tersebut rencananya terus dilakukan hingga awal pekan depan dengan menyasar sejumlah titik yang membutuhkan pendampingan.
Bagi Polri, bantuan ini bukan sekadar mengirimkan kebutuhan sehari-hari.
Di balik setiap dus air mineral, selimut, makanan, hingga layanan kesehatan dan trauma healing, ada pesan bahwa masyarakat terdampak gempa tidak menghadapi masa sulit ini sendirian.
Polri bersama Bhayangkari terus hadir, bergerak, dan bergandengan tangan membantu masyarakat melewati masa pemulihan pascabencana.*
(Pm/red)




