Pilar Foundation : ‎Generasi Muda Jangan Terbawa Arus, Diskusi Kebudayaan Kampus ITB 

Pilar Foundation : ‎Generasi Muda Jangan Terbawa Arus, Diskusi Kebudayaan Kampus ITB 
Pilar Foundation : ‎Generasi Muda Jangan Terbawa Arus, Diskusi Kebudayaan Kampus ITB 
Pilar Foundation : ‎Generasi Muda Jangan Terbawa Arus, Diskusi Kebudayaan Kampus ITB

‎BOGOR, Indonesia jurnalis – 3 juli 2026 .Pilar Foundation sukses menyelenggarakan kegiatan Diskusi Kebudayaan dengan tema besar “Peran Serta Generasi Muda dalam Kebudayaan” pada Kamis, 3 Juli 2026. Acara yang menyoroti pentingnya benteng moral dan identitas bangsa ini bertempat di Kampus ITB Vinus Bogor, Jln. Raya Karadenan No. 32, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

‎Diskusi ini dihadiri oleh berbagai elemen mahasiswa, pegiat seni, serta menghadirkan jajaran narasumber kompeten, di antaranya budayawan Padepokan Wayang Bambu Ki Drajat Iskandar, akademisi dan tokoh agama Kiyai Kusen, S.Ag., M.A., Ph.D., aktivis sosial Chikal Akmalul Fauzi, S.Sos., serta perwakilan dari komunitas Bogor Wanita Berkebaya, Ibu Monika.

‎Ketua Umum Pilar Foundation, Shaliha Az-Zahra, dalam sambutannya menekankan bahwa tantangan generasi muda di era modern sangatlah berat. Ia mendorong agar anak muda tidak hanya menjadi penonton, melainkan aktor utama yang mencintai dan terlibat langsung dalam melestarikan budaya.

‎”Peran generasi muda terhadap kebudayaan harus dimulai dari rasa cinta. Kegiatan seperti ini harus terus berjalan secara konsisten supaya generasi muda kita tidak terbawa arus zaman yang kian menggerus nilai-nilai lokal,” ujar Shaliha di hadapan para peserta.

‎Senada dengan hal tersebut, Ki Drajat Iskandar dari Padepokan Wayang Bambu mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif untuk menjaga warisan leluhur. Menurutnya, kepunahan sebuah budaya sering kali dimulai ketika generasi mudanya menganggap remeh tradisi sendiri.

‎”Generasi muda harus cinta terhadap budaya supaya mereka tidak melupakan jati diri dan kebudayaannya sendiri. Oleh sebab itu, siapa lagi yang harus menyelamatkan generasi muda kalau bukan kita yang bergerak sekarang?” tegas Ki Drajat.

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *