Dari perspektif nilai spiritual, Kiyai Kusen, S.Ag., M.A., Ph.D. memberikan pandangan mendalam mengenai kaitan erat antara adat dan keyakinan. Ia menegaskan bahwa kebudayaan tidak pernah luput atau terpisah dari nilai-nilai keagamaan.
Kebudayaan yang baik adalah kebudayaan yang menuntun manusia pada keluhuran budi, yang juga menjadi inti dari ajaran agama. Intinya, generasi muda tidak perlu ragu untuk mencintai budaya Nusantara.
Sementara itu, Chikal Akmalul Fauzi, S.Sos. menyoroti aksi nyata yang bisa dilakukan oleh mahasiswa dan pemuda saat ini. Ia memaparkan bahwa generasi muda wajib ikut serta secara aktif dalam pelestarian kebudayaan, baik melalui advokasi sosial, pemanfaatan teknologi digital, maupun penguatan komunitas di ruang publik.
Acara yang dipadati oleh audiens yang antusias ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif serta komitmen bersama dari Pilar Foundation, para narasumber, dan civitas akademika ITB Vinus Bogor untuk terus mengawal isu-isu kebudayaan demi menjaga masa depan generasi muda Indonesia.*
(Saeful)




