Bukan Sekadar Beasiswa, Dompet Dhuafa Bergerak Bangun Jejaring SDM Indonesia
JAKARTA, Indonesia jurnal – Dompet Dhuafa menggelar Kongres Kemandirian Dompet Dhuafa 2026: Temu Tokoh Cendekiawan Indonesia di Jakarta pada Sabtu (29/8/2026). Forum edisi ketiga ini mempertemukan perwakilan pemerintah, para pakar, tokoh cendekiawan, serta alumni beasiswa untuk merumuskan masukan strategis bagi pembangunan nasional di usia Kemerdekaan Republik Indonesia yang memasuki 81 tahun.
Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menegaskan bahwa makna kemerdekaan sejalan dengan spirit kemandirian bangsa. Gelaran ini menjadi wadah kolaborasi untuk mendorong perbaikan kualitas hidup masyarakat di sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga sosial budaya.
“Harapannya kemudian dengan adanya kegiatan ini dapat dirangkum atau dihasilkan rekomendasi pemikiran-pemikiran jernih tentang bagaimana meningkatkan kualitas kemandirian bangsa dari bidang ekonomi, dari bidang pendidikan, kesehatan, dan juga secara sosial budaya secara umum,” ujar Ahmad Juwaini.
Potensi besar para alumni Bea Studi Dompet Dhuafa yang memiliki keahlian beragam dinilai dapat memperkuat lima pilar program lembaga. Selain memberikan sumbangsih pemikiran, jejaring ini berperan aktif sebagai agen pendukung pengembangan SDM, penanganan bencana di dalam maupun luar negeri, serta penyedia informasi sumber daya. Ke depan, lembaga ini juga berkomitmen memfasilitasi putra-putri terbaik daerah menempuh studi di luar negeri.
Terdapat tiga tindakan nyata yang siap dijalankan pascakongres. Pertama, menyusun resume pokok pikiran jernih untuk diserahkan kepada pemerintah, kementerian terkait, dan lembaga negara.




