AJ menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud memperpanjang persoalan. Setelah terjadi kesalahpahaman, kedua belah pihak kemudian saling meminta maaf dan berjabat tangan.
Namun, AJ mengaku terkejut setelah pada Rabu, 19 Agustus 2026, muncul sejumlah pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan penganiayaan terhadap wartawan Jejak Kriminal.
AJ menilai pemberitaan tersebut belum menggambarkan secara utuh kronologi yang menurut versinya terjadi di lapangan. Karena itu, ia merasa perlu memberikan klarifikasi agar persoalan tidak berkembang menjadi kesalahpahaman yang lebih besar.
Meski demikian, AJ menyampaikan permohonan maaf apabila dalam peristiwa tersebut terdapat perkataan yang dianggap kasar, sikap yang kurang berkenan, maupun tindakan yang dinilai berlebihan.
“Saya menyampaikan permohonan maaf apabila ada perkataan yang kasar atau tindakan saya yang mungkin dianggap berlebihan. Saya berharap persoalan ini tidak perlu diperpanjang dan kita bisa duduk bersama untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan,” ujar AJ
AJ juga menegaskan bahwa klarifikasi tersebut disampaikan untuk memberikan penjelasan dari sudut pandangnya, sekaligus membuka ruang komunikasi dengan Erwansyah agar persoalan dapat diselesaikan secara damai dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari.
Ia berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan tersebut secara baik-baik, dengan tetap menghormati proses hukum apabila terdapat langkah hukum yang telah ditempuh.
Willy




