Menurutnya, pengorbanan Briptu Nanda menunjukkan bahwa anggota Polri senantiasa hadir untuk masyarakat dalam situasi apa pun, termasuk ketika harus menghadapi risiko terhadap keselamatan diri sendiri.
“Almarhum bergerak karena panggilan kemanusiaan. Dengan keberanian dan ketulusannya, ia berupaya menyelamatkan nyawa sesama. Pengabdian seperti inilah yang menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri bahwa tugas melindungi masyarakat tidak mengenal batas ruang dan waktu,” lanjutnya.
Brigjen Pol. Trunoyudo juga menyampaikan penghormatan dan belasungkawa kepada keluarga besar TNI Angkatan Udara atas gugurnya Serda Rangga yang turut membantu proses penyelamatan.
“Kami turut berduka cita atas wafatnya Serda Rangga yang menunjukkan keberanian dan semangat kemanusiaan dalam upaya penyelamatan tersebut. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tuturnya.
Polri mendoakan agar almarhum Briptu Nanda Tutupoho dan almarhum Serda Rangga mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Pengorbanan keduanya akan selalu dikenang sebagai wujud pengabdian tulus demi keselamatan sesama.*




