Ia juga mendorong agar organisasi IARMI dapat diperkuat hingga ke seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Menurutnya, keberadaan organisasi di berbagai daerah akan menjadi salah satu bentuk nyata bahwa alumni Resimen Mahasiswa memiliki peran dalam kehidupan kebangsaan.
“Maka ke depan tugas dari IARMI dibentuklah di seluruh provinsi yang ada, sampai ke kabupaten. Sehingga kebanggaan ini suatu saat mampu menghadirkan semua IARMI dari seluruh Indonesia atau hadir di mana saja menunjukkan bahwa IARMI itu ada. Resimen mahasiswa yang tergabung dalam IARMI itu ada di Indonesia,” tuturnya.
Ketika ditanya mengenai kepemimpinan Ketua Umum DPN IARMI, Thaher menilai sosok pimpinan organisasi harus mampu mengakomodir seluruh unsur dan perbedaan yang ada di dalam organisasi.
“Yang pertama, beliau seorang profesional. Beliau punya kemampuan. Dan tadi, dari Menko itu sudah menyampaikan, beliau harus mampu mengaakomodir semua,” kata Thaher.
“Kalau misalkan IARMI ini ada satu, dua, tiga yang berbeda, dia harus punya kemampuan untuk mengakomodir semua. Sehingga kita terlihat bahwa IARMI cuma satu untuk Indonesia. IARMI tidak ada dua, cuma satu saja,” tambahnya
Thaher kembali menyampaikan harapannya agar kepengurusan IARMI mampu mempertemukan dan menyatukan seluruh unsur organisasi dari berbagai wilayah Indonesia.
“Harapan saya, seperti yang saya sampaikan, beliau harus mampu untuk mengumpulkan Resimen mahasiswa dari seluruh Indonesia entah di Jakarta, di Medan, atau di mana saja menunjukkan bahwa IARMI ituada untuk Indonesia,” pungkasnya.*
(Report lucky Poni)
(Editor NK)




