Diduga Ada Penyusup Dalam Aksi 27 Agustus Hingga Akibatkan Kericuhan Aksi Demonstrasi, Basudara AMAN Desak Kepolisian Usut Tuntas dan Tangkap Pelaku

Diduga Ada Penyusup Dalam Aksi Hingga Akibatkan Kericuhan Aksi Demonstrasi, Basudara AMAN Desak Kepolisian Usut Tuntas dan Tangkap Pelaku
Barisan Persaudaraan Aktivis Muda Kawanua (Foto: Istimewa)

“Aksi harusnya sudah selesai saat AMPB di terima oleh Pimpinan DPR RI. Namun kericuhan yang terjadi pada malam hari ketika diamati ada aktivitas yang tidak menunjukan gerakan intelektual, sepertinya ada aktor anarko sehingga memakan korban,” tambah Combyan.

Dirinya meminta agar Kepolisian Republik Indonesia agar bisa mengusut tuntas kasus tersebut secara terbuka dan transparan.

“Kejadian pengeroyokan oleh kelompok Anarko tersebut tidak boleh di biarkan, pihak APH harus segera usut tuntas secara terang benderang dan segera menangkap para aktor intelektual dan eksekutor lapangan yang sudah menghilangkan nyawa seseorag tidak bersalah,” tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris Nasional Basudara AMAN, Riswan Muhammad. Menurutnya aksi pembubaran oleh preman tanpa dikenal itu adalah pelanggaran HAM berat. Dirinya menilai bahwa saat kejadian harusnya pihak APH harus langsung menangkap oknum-oknum yang memukul tersebut.

“Pertanyaan saya sederhana, kemana pihak APH ? kenapa saat pengeroyokan tersebut, APH tidak langsung mengamankan, video itu jelas, itu pengeroyokan yang membabi buta,” ungkap Riswan yang juga Mahasiswa Pascasarjana Universitas Indonesia”.

Dirinya juga mengucapkan belasungkawa sebesar-besarnya atas meninggalnya Bapak Bambang dan semoga keluarga yang di tinggalkan.

“Kami Basudara AMAN dengan tegas mendesak pihak kepolisian segera usut tuntas kasus tersebut. Kami juga menyampaikan turut berduka dan berbela sungkawa atas kematiannya bapak Bambang, semoga amal ibadahnya di terima disisi Allah swt dan keluarganya di berikan ketabahan sebesar-besarnya,” tutupnya.

Team Redaksi
Author: Team Redaksi

Baca Juga  Rocky Gerung: Desain Kebijakan Ekonomi Membutuhkan Institusi dan Kepemimpinan yang Kuat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *