“Beredarnya tangkapan layar ini memicu beragam reaksi di kalangan masyarakat. Sejumlah pihak menilai gaya bahasa yang digunakan tidak mencerminkan etika seorang pejabat publik, terlebih disampaikan dalam forum organisasi kepemudaan,” tambahnya.
Wempy menilai, sebagai wakil rakyat di tingkat provinsi, setiap pernyataan yang disampaikan di ruang publik, termasuk dalam forum digital memiliki konsekuensi sosial dan politik, serta berpotensi memengaruhi dinamika internal organisasi dan masyarakat pada umumnya
“Maka dari itu kami meminta kepada DPP Demokrat dan pihak kepolisian segera tindak lanjut di duga pelaku provokatif yang berpotensi terjadi konflik horizontal,” tutupnya dengan tegas.*
(Gum/red)




