Di sisi lain, keberadaan Bendungan Bagong diharapkan mampu menurunkan potensi banjir Sungai Bagong secara signifikan, sehingga memberi perlindungan lebih baik bagi kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat di Trenggalek.
Wapres juga menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan bendungan berjalan lancar serta dapat segera mendorong produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan air daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Dalam peninjauan tersebut, Wapres didampingi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, Plh. Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Muhammad Noor, General Manager PT PP Apri Setiawan, Direktur PT Sac Nusantara Andang Hari Susantoo, dan Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar.*
Kabupaten Trenggalek, 30 April 2026
(Biro Pers, Media, Wapres)




