“Yang kita butuhkan hari ini bukan sekadar kesamaan pandangan, tetapi kesatuan kesadaran bahwa keadilan dan kemanusiaan adalah nilai yang harus kita bela bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Islam Indonesia, Fathul Wahid, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas soliditas alumni UII yang tersebar di seluruh Indonesia.
Ia menilai, jaringan alumni yang kuat menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan universitas di tingkat nasional maupun global.
“Hubungan baik yang terjaga di antara alumni terbukti menjadi kunci kebahagiaan dan keberhasilan. Bahkan riset panjang menunjukkan bahwa menjaga relasi yang baik dapat memperpanjang usia dan membuka pintu rezeki,” ungkapnya.
Fathul juga menyampaikan permohonan maaf dalam suasana Idulfitri serta harapan agar silaturahmi yang terjalin dapat terus diperkuat di masa mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengisyaratkan bahwa masa jabatannya sebagai Rektor UII akan segera berakhir, dengan rencana pergantian kepemimpinan pada Juni mendatang.
Acara halal bihalal ini menjadi momentum penting bagi para alumni untuk mempererat hubungan, memperluas kolaborasi, serta meneguhkan komitmen dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.*
(Report lucky Poni)




