Selain pemeriksaan rutin, persiapan tahun ini juga mengacu pada FIM Request of Work yang diterima setelah penyelenggaraan MotoGP 2025.

Awallutfi menjelaskan, dokumen tersebut diterima sehari setelah balapan tahun lalu dan langsung digunakan sebagai acuan dalam menyusun pekerjaan pemeliharaan untuk menghadapi musim 2026.
“Request of Work ini keluar sehari setelah MotoGP 2025 tahun lalu dan kita langsung melakukan persiapan untuk setahun ke depan, yaitu untuk tahun ini,” jelasnya.
Salah satu pekerjaan yang dilakukan berdasarkan permintaan FIM berkaitan dengan area run-off. Pada bagian tersebut dilakukan penambahan sambungan beton dengan metode, material, serta tata letak yang telah mendapatkan persetujuan dari FIM.
Setelah pekerjaan konstruksi selesai, permukaan area tersebut juga dipersiapkan melalui proses pengecatan yang disesuaikan dengan standar FIM.
Dengan pemeliharaan yang dilakukan sepanjang tahun dan peningkatan intensitas menjelang balapan, seluruh bagian sirkuit terus dipersiapkan agar siap mendukung penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.*
(Red/Mandalika)




