“Pemerintah seharusnya memberi apresiasi kepada anak bangsa yang sudah berinovasi. Minimal, gunakan kayu hasil treatment dalam pembangunan gedung pemerintah. Kalau terus pakai kayu jelek, tiga tahun sudah rusak dan akhirnya anggaran kembali terbuang,” tegasnya.
Jimy menambahkan, hasil penelitian menunjukkan bahwa kayu yang diproses dengan baik bisa bertahan hingga 22–25 tahun, bahkan untuk penggunaan di dalam ruangan dapat mencapai usia pakai seumur hidup. Hal ini, kata dia, juga bisa meningkatkan kepercayaan arsitek untuk kembali menggunakan kayu sebagai bahan bangunan utama.
“Harapan saya, ke depan arsitek tidak ragu lagi memakai kayu. Dengan pengolahan yang tepat, kayu bisa kembali jadi pilihan utama yang ramah lingkungan, bernilai ekonomis, dan tahan lama,” pungkasnya.**
(Ls)




