“Skema untuk rekayasa sudah disiapkan, namun demikian dengan pengelolaan yang baik mulai dari delaying system, buffer zone, sampai dengan pengaturan terkait dengan pengecekan tiket, Alhamdulillah semuanya bisa terjaga untuk situasi tetap berada di situasi normal atau hijau,” tutur Sigit.
Oleh sebab itu, Sigit mengapresiasi seluruh personel dan pihak yang telah berkomitmen penuh dalam menyukseskan arus mudik dan balik Idulfitri 2026. “Oleh karena itu, terima kasih kepada seluruh anggota, terima kasih kepada seluruh masyarakat, dengan pola-pola rekayasa yang telah dibuat, ini sangat membantu,” tambah Sigit.
Di sisi lain, Sigit mengingatkan untuk tetap memberikan pengamanan, pelayanan hingga pengaturan yang optimal kepada masyarakat. Apalagi, kata Sigit, dari laporan yang ada, masih tingginya pemudik belum kembali dari Pelabuhan Ketapang.
“Kemudian yang perlu kita perhatikan tadi terkait di wilayah Ketapang yang kemungkinan akan terjadi peningkatan arus balik karena masih ada kurang lebih 51 persen yang masih belum kembali. Dan ini tentunya menjadi PR kami, PR kita semua,” ujarnya

Kehadiran Kapolri di lokasi arus balik mendapat respons positif dari para pemudik. Junaidi, salah satu pemudik yang hendak kembali ke Karawaci, Tangerang, mengaku senang dapat bertemu langsung dengan Kapolri. Ia juga membagikan bingkisan sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan kembali ke daerah tujuan.
“Senang sih pak, bahagia karena beliau ada kunjungan ke sini. Apalagi beliau kan standby di Jakarta terus. Pasti bahagia langsung bisa bertemu dengan beliau,” ungkap Junaidi kepada tim media.
Hal senada disampaikan Eneng, pemudik dengan tujuan Serang. Ia merasa lebih aman dengan kehadiran Kapolri di tengah arus balik.
“Sangat senang dan bahagia karena ditemui langsung oleh Kapolri. Mungkin dengan adanya beliau, kami bisa merasa lebih nyaman dan aman saat melaksanakan arus balik ini,” ucap Eneng.
(Ls/red)




