Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, Yassierli menegaskan bahwa perlindungan tenaga kerja juga harus menjadi perhatian utama. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi landasan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus mendukung keberhasilan berbagai program ketenagakerjaan.
“K3 harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya kita menciptakan dunia kerja yang aman dan produktif,” ucap Yassierli.
Yassierli mengajak seluruh jajaran Kemnaker untuk mengesampingkan sekat antarsatuan kerja dan memperkuat kerja sama lintas unit. Ia menilai masyarakat memandang hasil kerja kementerian secara menyeluruh, bukan berdasarkan capaian masing-masing bagian.
Berikut daftar pejabat yang dilantik:
1. Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno, S.Pi, M.Si. sebagai Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja.
2.Dr. Agus Triyono, S.Si., M.Kes. sebagai Staf Ahli Bidang Sosial, Politik, dan Kebijakan Publik.
3. Prof. Dede Rahmat Hidayat, M.Psi, Ph.D. sebagai Direktur Politeknik Ketenagakerjaan.
4. Rahmat Parhimpunan Siregar, S.T, M.M. sebagai Kepala Bagian Umum Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan Ditjen Binalavotas.
5. Taufik Hidayat Sitompul, S.H. sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha Pusat Pengembangan Kebijakan Ketenagakerjaan Barenbang.*
(Biro Humas Kemnaker)




