Selanjutnya, dosen dari Universitas YARSI memberikan materi mengenai pemanfaatan TOGA dari sisi ekonomi. Peserta diajak memahami bahwa tanaman obat keluarga tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti kegiatan menanam TOGA bersama yang dipandu oleh Gabriella Arifin, Founder Raya Farming sekaligus perwakilan PT Pramudita Darya Parma. Melalui sesi praktik ini, peserta memperoleh pengetahuan mengenai teknik penanaman dan perawatan tanaman herbal yang mudah diterapkan di lingkungan rumah.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan yang sangat antusias dari warga.
Peserta aktif mengikuti setiap sesi, berdiskusi, serta berharap kegiatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan
Melalui kolaborasi antara pemerintah lingkungan, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya hidup sehat berbasis tanaman obat keluarga sekaligus memperkuat ketahanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat mulai dari tingkat keluarga.*
(Redaksi)




