Ia menilai pelayanan kepada masyarakat seharusnya dilakukan dengan lebih ramah dan responsif, terlebih ketika warga membutuhkan informasi mengenai prosedur pengurusan dokumen kendaraan.
“Pelayananya sara rasa agak sedikit jutek, kurang ramah saja,” kata Aditya.
Meski demikian, Aditya mengaku datang secara langsung untuk mengetahui proses pengurusan STNK. Ia mengatakan dirinya sedang libur kerja sehingga memiliki kesempatan untuk mengurus sekaligus melihat secara langsung proses pelayanan di Samsat.
“Kalau saya ngurus ginian langsung, saya juga ingin tahu cara kerjanya urus STNK,” katanya
Aditya juga menyebut STNK yang sedang diurusnya berkaitan dengan kendaraan milik saudaranya.
“STNK-nya sendiri atas nama saudara sya, saya rasa sudah cukup secara pelayanan administrasi nya,” pungkasnya.
Keluhan tersebut menjadi masukan bagi pihak pelayanan Samsat agar kualitas pelayanan publik, khususnya dalam pengurusan administrasi kendaraan bermotor, dapat terus ditingkatkan sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, informatif, dan ramah.




