Pemberdayaan PHBS Desa Lokus Stunting di Gempol Sari, Upaya Tekan Angka Gizi Buruk dan Stunting

Pemberdayaan PHBS Desa Lokus Stunting di Gempol Sari, Upaya Tekan Angka Gizi Buruk dan Stunting
Pemberdayaan PHBS Desa Lokus Stunting di Gempol Sari, Upaya Tekan Angka Gizi Buruk dan Stunting
Pemberdayaan PHBS Desa Lokus Stunting di Gempol Sari, Upaya Tekan Angka Gizi Buruk dan Stunting

TANGERANG, Indonesia jurnalis –Kegiatan Pemberdayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Gempol Sari, Kabupaten Tangerang, digelar sebagai bagian dari upaya penanganan stunting di desa lokus stunting tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Gempol Sari pada Selasa (12/5/2026).

Dalam kegiatan itu, Fernando dari Puskesmas Teluknaga menyampaikan pentingnya pemantauan status gizi anak sejak usia dini. Ia menjelaskan bahwa penilaian status gizi tidak hanya dilihat dari berat badan, tetapi juga harus disesuaikan dengan usia dan tinggi badan anak.

“Misalnya antara berat badan dan usia maupun tinggi badan tidak sesuai, maka status gizinya perlu diperhatikan. Ada kategori gizi kurang, gizi baik, hingga risiko gizi lebih,” ujar Fernando di hadapan para peserta, yang mayoritas dihadiri ibu-ibu.

Ia menekankan bahwa masyarakat harus lebih waspada terhadap tanda-tanda gizi kurang pada anak. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama agar angka gizi buruk dan stunting di wilayah Kecamatan Teluknaga tidak meningkat.

Redaksi
Author: Redaksi

Baca Juga  Timbul Jaya Sibarani Sosialisasikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Simalungun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *